MAHASISWA KKN UNIKAMA TUNJANG POTENSI DESA LEBAKHARJO

UNIKAMA – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Universitas Kanjuruhan Malang (KKN Unikama) 2019 akan berlangsung selama 1.5 bulan mulai 15 Juli – 31 Agustus 2019. Kegiatan KKN 2019 diperuntuhkan bagi seluruh mahasiswa Unikama yang telah menempuh 110 sks. Dari peserta KKN tahun ini, dibagi dalam beberapa kelompok, yang disebar di tiga kecamatan kabupaten alang. Ketiganya yaitu, kecamatan Sumbermanjing Wetan, Tirtoyudo, dan Ampelgading.

Pemberangakatan seluruh mahasiswa KKN Unikama 2019 dilaksanakan pada hari senin, tanggal 15 Juli 2019. Pelaksanaan KKN Unikama dimulai sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan dalam program kerjanyanya (Proker). Setelah dibuka langsung oleh rektor, Dr. Piter Sahertian, M.Si, peserta diberangkatkan ke tempat yang telah direncanakan sesuai dengan pembagian masing-masing. 

Bertempat di kecamatan Ampelgading, Desa Lebakharjo dengan jumlah peserta 40 orang mahasiswa yang terbagi dalam tiga kelompok. Desa Lebakharjo merupakan desa yang terkenal dengan sebutan desa pramuka dan wisata. Karena desa ini memiliki banyak potensi yang bisa dikembangakan untuk menjadi salah satu desa wisata di kota Malang, ungkap Abd. Aziz Al-Aqiby, ketua kelompok.

“Dari itu kami mahasiswa KKN Unikama 2019 harus merancang program untuk menunjang potensi desa Lebakharjo sebagai salah satu desa wisata di kota Malang,” tambahnya.  

Kedatangan mahasiswa KKN 2019 disambut antusias oleh Wiyadi selaku kepala desa Lebakharjo beserta perangkat desa. Dalam penyambutan ini hadir pula Dr. Rahutami, M.Hum sebagi dosen pembimbing lapangan untuk mahasiswa KKN di desa Lebakharjo. Seluruh perangkat desa menyambut baik atas kegiatan KKN yang dilaksanakan di desa Lebakharjo oleh Unikama.

Sementara itu, Koordinator desa (Kordes) Lebakharjo Pandi Wijaya meminta ijin kepada kepala desa beserta perangkatnya untuk melaksanakan kegiatan KKN selam 45 hari. Pada kesempatan itu pula, beberapa mahasiswa menyampaikan proker yang akan dilaksanakan selama 45 hari.

“Semoga KKN Unikama tahun ini berjalan dengan lancar serta dapat melaksanakan seluruh kegiatan yang telah kami rencanakan. Harapan terbesar dari kami, seluruh kegiatan ini dapat menghasilkan manfaat bagi desa Lebakharjo dan bagi para mahasiswa itu sendiri,” tutur Pandi Wijaya.